Rabu, 13 Januari 2016

THURUQ TA’LIM AL-LUGHAH AL-ARABIYAH I

NAMA : HARIYADI

NIM : 1401230701

KELAS : PBA. A/2014

MATA KULIAH : THURUQ TA’LIM AL-LUGHAH AL-ARABIYAH I

DOSEN PENGAMPU : H. M KAMIL RAMMA OENSYAR, M. Pd




A. SOAL MPBA

1. Sebutkan pengertian metodologi pembelajaran Bahasa Arab (MPBA)

2. Sebutkan manfaat mempelajari MPBA

3. Jelaskan secara ringkas 3 MPBA

to : email : kamilramma@gmail.com



B. JAWABAN

1. Pengertian Metodologi Pembelajaran Bahasa Arab

Sebelum kita megartikan apa itu MPBA, sebelumnya mari kita ketahui bersama apa itu metodologi, guna untuk menghindari penafsiran yang berbeda. Jadi dari segi bahasa metodologi berasal dari bahasa Yunani yakni dari kata Metodos yang berarti jalan atau cara, dan logos artinya ilmu, sedangkan secara istilah adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang cara cara atau jalan yang ditempuh untuk mencapai suatu tujuan dengan hasil yang efektif dan efisien.

Dengan kata lain metodologi adalah ilmu tentang metode-metode yang mengkaji atau membahas mengenai bermacam-macam metode mengajar, tentang keunggulannya, kelemahannya, lebih tepat atau serasi untuk penyajian pelajaran apa, bagaimana, penerapannya dan sebagainya. Dan adapun pengertian atau maksud dari MPBA adalah cara atau jalan yang ditempuh bagaimana menyajikan bahan-bahan pelajaran dan bahasa arab, agar mudah diterima, diserap dan dikuasai anak didik dengan baik dan menyenangkan serta tidak menimbulkan kesan membosankan.



2. Manfaat Mempelajari MPBA Bagi Pendidik/Guru :

1) Memberi pedoman kepada pendidik tentang proses pembelajaran bahasa arab dengan baik.

2) Pendidik dapat menyajikan bahan pelajaran bahasa arab dengan baik dan dapat diterima murid dengan baik pula.

3) Pendidik dapat mengetahui lebih dari satu metode dalam pembelajaran bahasa arab, dengan begitu mudah untuk mengajar di dalam kelas yang siswanya beragam.

4) Pendidik akan lebih mudah mengendalikan kelas, sebab sudah mempunyai bekal tentang metode pembelajaran yang tepat.

5) Pendidik akan lebih kreatif dalam mengatur suasana kelas.

6) Kreatifitas pendidik dalam menyalurkan ilmunya kepada anak didik akan lebih variatif, artinya memiliki banyak cara untuk menyalurkan ilmu-ilmu bahasa arabnya dengan menarik dan menyenangkan.



3. Diantara Metode-Metode Pembelajaran Bahasa Arab:

1) Metode Langsung ( Direct Method)

Yaitu suatu cara menyajikan materi pelajaran bahasa asing (Arab) dimana guru langsung menggunakan bahasa asing tersebut sebagai bahasa pengantar, dan tanpa menggunakan bahasa anak didik sedikitpun dalam mengajar. Jika ada suatu kata-kata yang sulit dimengerti anak didik, guru dapat mengartikan dengan menggunakan alat peraga, mendemonstrasikan, menggambarkan dan lain sebagainya.

Kelebihan :

(1). Siswa termotivasi untuk menyebutkan dan mengartikan kata kata kalimat dalam bahasa asing yang diajarkan gurunya,

(2). Siswa dapat dengan mudah menangkap simbol simbol bahasa asing yang diajarkan gurunya, sebab guru biasanya mengajarkan kata kata sederhana seperti bahasa sehari hari,

(3). Metode ini relative banyak menggunakan media atau peraga seperti video, kaset, dan media yang dibuat sendiri,

(4). Siswa memperoleh pengalaman langsung dan praktis dan anak didik terlatih melafalkan.



Kekurangan :

(1). Pada permulaan terasa sulit diterapkan karena siswa belum memiliki bahan pembendaharaan kata kata yang sudah dimengerti,

(2). Metode ini tepat untuk tingkat pemula, untuk melatih komunikasi siswa.

2). Metode Alami (Natural Method)

Disebut metode alami karena dalam proses belajar, siswa dibawa ke alam seperti halnya pelajaran bahasa ibu sendiri. Dalam pelaksanaanya tidak jauh dengan metode langsung dimana guru menyajikan materi pelajaran berbahasa asing tanpa menterjemahkan sedikitpun,kecuali dalam hal tertentu dimana kamus dan bahasa anak didik dapat digunakan. Ciri metode ini mula mula diberikan melalui menyimak, lalu membaca, lalu menulis, dan baru gramatika.

Keunggulan :

(1). Pada tingkat lanjutan metode ini sangat efektif, sebab langsung dibawa ke lingkungan sesungguhnya,

(2). Sangat mengutamakan membaca dan bercakap dan melatih komunikasi siswa,

(3). Pengajaran jadi bermakna dan mudah diserap siswa.

Kekurangan :

(1). Siswa merasa kesulitan belajar apabila belum memiliki bekal dasar bahasa asing terutama ditingkat pemula,

(2). Memerlukan kelengkapan media peraga,

(3). Guru harus memiliki kemampuan dan pengalaman bahasa asing yang cukup, jika tidak, maka sulit menerapkan metode ini.



3). Metode Membaca(Reading Method)

Yaitu menyajikan materi pelajaran dengan cara lebih dulu mengutamakan mambaca, yakni mula mula guru membacakan topic-topic bacaan, kemudian diikuti siswa anak didik, Tapi kadang kadang guru menunjuk langsung anak didik untuk membacakan pelajaran tertentu lebih dulu, tentu siswa lain memperhatikan dan mengikutinya. Dan siswa bisa bergiliran membaca.

Kelebihan :

(1). Siswa dapat dengan lancar membaca dan memahami bacaan-bacaan berbahasa asing denga fasih dan benar,

(2). Siswa dapat menggunakan intonasi bacaan bahasa asing sesuai dengan kaidah membaca yang benar,

(3). Dengan metode ini diharapkan siswa mampu pula menterjemahkan kata-kata bahasa asing yang diajarkan, dan menambah pengetahuan anak didik secara utuh.

Kekurangan :

(1). Kurang mengutamakan arti dan maksud bacaan, pembelajaran jadi verbalitas,

(2). Sukar diterapkan pada pemula, sebab siswa pemula masih asing untuk membiasakan membaca,

(3). Pembelajaran sering terasa membosankan, dan menjenuhkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar